Sabtu, 12 Oktober 2013

Zaman Es

Sekarang aku akan menjelaskan tentang zaman es. Kalian pernah nonton film buatan Roland Emmerich yang berjudul "The Day After Tomorrow" yang berkisah tentang peristiwa zaman es?
Film The Day After Tomorrow
 Apa sih Zaman es itu? Zaman es adalah masa dimana es menutupi sebagian Bumi. Hal ini terjadi karena presesi bumi. Presesi bumi adalah proses bumi memiringkan bidang rotasinya atau istilah lain membungkuk. Presesi Bumi ini terjadi sangat lama yaitu selama 23 ribu tahun.

Proses Presesi Bumi
Tetapi walaupun lambat tetapi menimbulkan perubahan dahsyat di muka bumi yaitu munculnya zaman es.


Zaman es terakhir adalah 10 ribu tahun lalu. Pada masa itu kutub utara dan selatan membeku sehingga muka air laut turun sekitar 70 meter. Hal ini juga berdampak pada spesiesnya. Spesies hewan pada waktu itu adalah hewan yang berbulu tebal seperti Mammoth.
Mammoth
Sekarang kita juga masih masuk zaman es cuman hanya zaman es kecil yaitu Zaman Interglasial (Zaman diantara dua zaman es). Suhu lebih hangat daripada suhu pada zaman es. Es yang tersisa hanya di Greenland dan Antartika. Tetapi, akibat pemanasan global, seluruh dunia menghangat sekitar 0,74 derajat celcius. Akibatnya es mencair dan menaikkan muka air laut. Beberapa daratan akan tenggelam.

Oh ya. Masalah pemanasan global malah justru mempercepat terjadinya zaman es. Kok bisa? Mungkin kalian belum tahu kalau air laut itu mengalir (atau istilah kerennya arus laut).
Arus Laut 
 Arus laut terjadi karena perbedaan suhu dan salinitas (keasinan) air laut. Es yang mencair karena pemanasan global membuat air laut jadi tawar. Air tawar membuat kekacauan arus air laut. Jika arus kacau, maka terjadi badai yang sangat dahsyat lalu terjadilah zaman es. Jika pemanasan global masih terus terjadi maka zaman es akan terjadi kisaran ratusan tahun lagi (biasanya setiap ribuan tahun) dan mungkin akan terlihat seperti ini.
Bumi saat Zaman Es
Demikian penjelasan saya. Terima Kasih.

Jumat, 11 Oktober 2013

Matahari

Kalian tahu Matahari. Matahari adalah bintang yang paling dekat dengan Bumi.
Berkas:The Sun by the Atmospheric Imaging Assembly of NASA's Solar Dynamics Observatory - 20100819.jpg
Matahari

 Jaraknya hanya 1 AU (Astrominical Unit. Satu AU sama dengan 150 juta km). Cahaya Matahari membutuhkan waktu 8 menit 10 detik untuk sampai Bumi. Matahari merupakan bintang cebol kuning. Walaupun begitu diameternya hampir 1,3 juta km lo. Bintang jenis ini bertahan pada kisaran 9,5 sampai 10 milyar tahun. Permukaan matahari suhunya 6000 derajat celcius. Permukaannya udah panas apalagi dalamnya. Yuk kita lihat dalamnya Matahari.

Bagian Bagian Matahari
Bagian dalam Matahari terdiri dari Inti, Zona konveksi, dan Zona radiasi. Kita akan jelaskan satu persatu.
  • Inti Matahari
Inti Matahari adalah bagian paling dalam dari bagian Matahari. Suhunya 15 juta derajat celcius. Di dalam inti Matahari ini terjadi reaksi nuklir yang menghasilkan panas dan cahayanya Matahari. Hidrogen diubah menjadi helium disini.
  • Zona Radiasi 
Disebut seperti ini karena energi dari inti Matahari bergerak secara radiasi (tanpa melalui perantara). Membutuhkan waktu sekitar 170 ribu tahun untuk sampai ke zona berikutnya
  • Zona Konveksi 
Juga disebut begitu karena energi matahari bergerak secara konveksi (melalui perantara dengan gerakan aliran panasnya). Butuh waktu 10 hari untuk ke fotosfer (permukaan matahari)

Bagian Matahari juga ada bagian luarnya. Bagian luarnya terdiri dari fotosfer, kromosfer, dan korona. Kita jelaskan satu persatu.
  • Fotosfer
Merupakan lapisan yang terlihat dari bumi terdiri dari gas yang bergolak. Merupakan permukaan Matahari. Suhunya 6000 derajat celcius. Memiliki titik terdingin yaitu bintik matahari (suhunya 4500 derajat celcius)
  • Kromosfer
Merupakan lapisan gas pada Matahari. Kita tidak bisa membedakan kromosfer dengan fotosfer dengan jelas karena keduanya merupakan lapisan gas. Kromosfer hanya bisa terlihat pada gerhana matahari total karena pada saat itu fotosfer Matahari tertutup bulan. Suhunya 30 ribu derajat celcius.
  • Korona 
Merupakan lapisan terluar Matahari. Suhunya sekitar 1 juta derajat celcius. Juga hanya bisa terlihat saat gerhana Matahari Total.

Matahari Saat Gerhana
Matahari memiliki berberapa gejala yaitu.
  • Bintik Matahari
Bintik matahari adalah gejala gangguan magnetik pada Matahari. Merupakan bagian yang terdingin di Matahari. Walaupun disebut bintik tetapi ukurannya ada lebih gede daripada Bumi lo. Biasanya muncul berpasangan.
Bintik Matahari
  • Flare
Merupakan ledakan besar di permukaan matahari. Menjadi pemicu Badai Matahari.
Flare
  • Prominensa
Semburan gas dari permukaan Matahari (tepatnya di bintik Matahari) lalu kembali ke Matahari.
Prominensa

Matahari juga berotasi lo. Karena matahari berbentuk gas maka rotasi kutub dan ekuatornya berbeda. Daerah kutub membutuhkan waktu 34 hari. Sedangkan wilayah ekuator membutuhkan waktu 25 hari.

Sekian Postingan saya. Terima Kasih.

Sabtu, 05 Oktober 2013

Sejarah Kota Yogyakarta

Apa yang kalian tahu dari kota Yogyakarta? Tugu Pal Putih, Kali Code dll. Itu yang kalian ketahui dari kota Yogyakarta. Kalian tahu sejarah Kota Yogyakarta. Berikut sejarahnya.

Lambang Kesultanan Yogyakarta


Tugu Jogja/Tugu Pal Putih


Kota Yogyakarta lahir dari Perjanjian Giyanti yang diadakan VOC dengan Kesultanan Mataram Surakarta. Perjanjian Giyanti terjadi pada tanggal 13 Februari 1755. Lalu Pangeran Mangkubumi diangkat menjadi Raja Negeri baru tersebut dengan nama Sri Sultan Hamengkubuwono I. Untuk pusat pemerintahan, berada di Pesanggrahan Ambarketawang di Gamping, Sleman.
Pesanggrahan Ambarketawang
Setelah itu pusat pemerintahan dipindah ke suatu hutan dan membangun Kraton yang kita kenal sekarang. Yang belum tahu aku kasih gambar nih.
Kraton Yogyakarta
Kita merayakan ulang tahun Kota Yogyakarta yang pada tanggal 7 Oktober itu bertepatan dengan pemindahan pusat pemerintahan dari Pesanggrahan Ambarketawang ke Kraton Yogyakarta. Lalu setelah Kesultanan Yogyakarta terbentuk, terjadi perpecahan. Kesultanan Yogyakarta terbagi menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Paku Alam. Kesultanan Surakarta juga terpecah menjadi Kesultanan Surakarta dan Kadipaten Mangkunegaran.

Wilayah Kesultanan Yogyakarta pada masa itu mencakup hampir seluruh wilayah Provinsi DIY sekarang kecuali wilayah Imogiri, Kotagede, Ngawen, dan Adikarto. Wilayahnya terlihat seperti ini.
Wilayah Kesultanan Yogyakarta (Warna Hijau)


Nama Yogyakarta konon berasal dari Kerajaan fiktif di dalam cerita wayang yang bernama Ayodya yang disingkat menjadi Yodya lalu ditambahi dengan kata "Karta" menjadi Yodyakarta. Lama kelamaan namanya berubah menjadi Yogyakarta. Daripada bosan yuk kita lihat video klipnya JHF (Jogja Hiphop Foundation) yang berjudul Jogja Istimewa.


Demikian Postingan saya. Terima Kasih.